utY4HIAC2cCohG5hg3jhQ3wkna4

PLUS 500

Plus500

AMAZON BOOK

Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts
Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts

Wednesday, 13 February 2013

Kesabaran ALLAH S.W.T.




Saat kau bangun pagi hari

AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU

Walaupun hanya sepatah kata meminta pendapat KU

Atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi

Dalam hidupmu hari ini atau kemarin .....

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja .....

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap

AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa KU

Tetapi engkau terlalu sibuk .....

Di satu tempat

Engkau duduk disebuah kursi selama lima belas minit tanpa melakukan Apapun Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu
AKU berfikir engkau akan berbicara kepada KU
Tetapi engkau berlari ke telefon dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan gossip terbaru .....

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja

Dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari

Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada KU
Sebelum makan tengahari AKU melihatmu memandang sekeliling

Mungkin engkau berasa malu untuk berbicara kepada KU

Itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu .....
Engkau memandang tiga atau empat meja di sekitarmu

Dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama KU dengan lembut

Tetapi engkau tidak melakukannya ....


Masih ada waktu yang tersisa

Dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada KU

Meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan banyak hal yang harus kau kerjakan
Setelah tugasmu selesai engkau menyalakan TV
Engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya

Tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati rancangan yg ditampilkan ....

Kembali AKU menanti dengan sabar

Tetapi kembali kau tidak berbicara kepada KU
Saat tidur KU pikir kau merasa terlalu lelah
Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu
Kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tanpa sepatah pun nama KU kau sebut ....

Engkau menyedari bahwa AKU selalu hadir untukmu
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain

AKU sangat menyayangimu

Setiap hari AKU menantikan biar pun sepatah kata ikhlas dari hatimu

Keesokan harinya engkau bangun kembali

Dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih

Bahawa hari ini kau akan meluangkan sedikit waktu untuk menyapa KU
Tapi yang KU tunggu tak kunjung tiba
Tak juga kau menyapa KU .....

Subuh, Zohor, Asar, Maghrib, Isyak
Dan Subuh kembali

Kau masih mengacuhkan AKU
Tiada sepatah kata

Tiada seucap doa

Dan tak ada rasa

Tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepada KU .....

Apa salah KU padamu wahai Ummat KU?

Rezeki yang KU limpahkan

Kesihatan yang KU berikan
Harta yang KU relakan

Makanan yang KU hidangkan
Anak-anak yang KU rahmatkan
Apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepada KU?

Percayalah AKU selalu mengasihimu

Dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU

Memohon perlindungan KU

Bersujud mengadap KU

Yang selalu menyertaimu setiap saat

Allah swt ....


Note :

Apakah kamu memiliki cukup waktu untuk menyampaikannya kepada orang yang kamu sayangi?

Untuk mengingatkan mereka bahawa segala apa pun yang kita terima hingga ke saat ini datangnya dari ALLAH swt.

Tangisan Rasulullah Menggoncangkan Arasy



Jika harta yang hilang dari diri seseorang, maka tiada apa pun yang hilang, Jika kesihatan yang hilang dari diri seseorang, maka ada sesuatu yang hilang, Tetapi jika akhlak yang hilang dari diri seseorang, maka segala- galanya telah hilang dari diri seseorang. 

"Dikisahkan, bahawasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka'bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir: "Ya Karim! Ya Karim!” .Rasulullah s.a.w. menirunya membaca "Ya Karim! Ya Karim!" Orang itu lalu berhenti di salah satu sudut Ka'bah, dan berzikir lagi: "Ya Karim! Ya Karim!" Rasulullah s.a.w. yang berada di belakangnya mengikut zikirnya "Ya Karim! Ya Karim!" Merasa seperti diolok- olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah dikenalinya.  

Orang itu lalu berkata: "Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja memperolok- olokkanku, kerana aku ini adalah orang Arab badwi? Kalaulah bukan kerana ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan aku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah." Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah s.a.w. tersenyum, lalu bertanya: "Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?" "Belum," jawab orang itu. "Jadi bagaimana kau beriman kepadanya? "Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya, sekalipun saya belum pernah bertemu dengannya," kata orang Arab badwi itu pula. Rasulullah s.a.w. pun berkata kepadanya: "Wahai orang Arab! Ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat!" 

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya. "Tuan ini Nabi Muhammad?!" "Ya" jawab Nabi s.a.w. Dia segera tunduk untuk mencium kedua kaki Rasulullah s.a.w. Melihat hal itu, Rasulullah s.a.w. menarik tubuh orang Arab itu, seraya berkata kepadanya: "Wahal orang Arab! janganlah berbuat serupa itu. Perbuatan serupa itu biasanya dilakukan oleh hamba sahaya kepada tuannya, Ketahuilah, Allah mengutusku bukan untuk menjadi seorang yang takabbur yang meminta dihormati, atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman, dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya." Ketika itulah, Malaikat Jibril a.s. turun membawa berita dari langit dia berkata: "Ya Muhammad! Tuhan As-Salam mengucapkan salam kepadamu dan bersabda: "Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahawa Allah akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil mahupun yang besar!" Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi.

Maka orang Arab itu pula berkata: "Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan dengannya!" kata orang Arab badwi itu. "Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Tuhan?" Rasulullah bertanya kepadanya. 'Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahnya,' jawab orang itu. 'Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawanannya!' Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah s.a.w. pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi Janggutnya. Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata: 

"Ya Muhammad! Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu, dan bersabda: Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya kerana tangismu, penjaga Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang. Katakan kepada temanmu itu, bahawa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah sudah mengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!" Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita tersebut. la lalu menangis kerana tidak berdaya menahan keharuan dirinya. 

" Kalau rajin... Tolong sebarkan cerita ini kepada saudara Muslim Muslimat yang lain agar menjadi renungan dan pelajaran kepada kita semua. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah meninggal dunia.

Saturday, 9 February 2013

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW


Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW

(Khutbah ini disampaikan pada 9 Dzulhijjah 10 H dilembah Uranah, Arafah)



Ya,  saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak  tahu  apakah  tahun depan aku masih berada di antara kalian. Karenanya  dengarkan baik-baik apa yang kukatakan ini dan sampaikan kepada mereka yang tidak dapat hadir saat ini.



Ya, saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota ini adalah suci, karenanya pandanglah kehidupan dan milik setiap orang Muslim sebagai  kepercayaan yang suci. Kembalikan barang-barang yang dipercayakan kepadamu  kepada  pemilik yang sebenarnya.



Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak melukaimu. Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah SWT dan Dia akan memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya.



Allah  SWT telah melarangmu memungut riba, karenanya mulai saat ini dan untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan.

Waspadalah  terhadap  syaitan,  demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan  semua  harapannya  untuk  membawa kalian pada kesesatan yang  nyata,  tapi  waspadalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya.


Ya, saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap  isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas dirimu. Apabila mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk  mendapat  makanan  dan  pakaian  secara layak.


Perlakukanlah  isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan penolongmu yang setia. Dan adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinahan.


Ya, saudara-saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah, Shalat lima kali  dalam sehari, laksanakan  Puasa  selama bulan Ramadhan, dan tunaikanlah Zakat, laksanakan ibadah Haji bila mampu.



Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah sederajat. Tidak  ada  perbedaan  satu  terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan dan Amal Shalih. Ingatlah, suatu hari kamu akan menghadap Allah  dan harus mempertanggungjawabkan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah jangan  menyimpang  dari  jalan  kebenaran setelah kepergianku nanti.



Ya, saudara-saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak  akan ada agama lain yang lahir. Kerananya semaklah baik-baik ya  Saudaraku,  dan  pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu, bahwa  aku  meninggalkan  dua pusaka, Al-Qur'an dan contoh-contohku sebagai  As-Sunnah  dan bila kalian mengikutinya tidak mungkin akan tersesat.



Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini bisa lebih baik dari yang langsung mendengarkan.



Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan ajaran-Mu kepada umat-Mu ya Allah. 



"Anda ingin beramal shaleh...? Tolong kirimkan kepada rakan-rakan muslim lainnya yang anda kenal."

Air tangan orang yang tidak solat


Patutlah kita masing-masing kepala batu dan degil. Suka sangat makan roti canai kat mamak.tak sembahyang tu satu hal..ntah2 mamak tu hindu.lagi parahh....


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Semua orang tahu bahawa kalau meninggalkan solat tu, adalah dosa besar, dan malahan lebih hina daripada khinzir..Betapa hinanya kita kalau meninggalkan solat seperti yang dikisahkan pada zaman Nabi Musa A. S.

Begini kisahnya... pada zaman Nabi Musa, ada seorang lelaki yang sudah berumah-tangga , dia tiada zuriat lalu,terdetik dalam hati dia (nazar), "kalau aku dapat anak, aku akan minum air kencing anjing hitam.


" Nak dijadikan cerita, Allah pun kurniakan isteri si lelaki tadi pun hamil dan melahirkan anak. Bila dah dapat anak, lelaki ni pun runsinglah... Dia dah nazar nak kena minum air kencing anjing hitam.


Syariat pada zaman Nabi Musa berbeza dengan syariat yang turun untuk umat Nabi Muhammad. kalau umat Nabi Muhammad, nazar benda yang haram, maka tidak perlu buat, tapi kena denda(dam) atau sedekah..


Tapi, kalau zaman Nabi Musa, barang siapa bernazar,walaupun haram, tetap kena laksanakan nazar tu..lalu, si lelaki yang dapat anak tu, dengan susah hatinya,pun pegilah bertemu dengan Nabi-Allah Musa.. Dan menceritakan apa yang terjadi ke atas dirinya..lalu, Nabi Musa menjawab bahawa lelaki tu tidak perlu minum air kencing anjing hitam, tetapi perlu minum air yang lebih hina dari air kencing anjing hitam.


Nabi Musa perintahkan lelaki tersebut untuk pergi menadah air yang jatuh dari bumbung rumah orang yang meninggalkan sembahyang dan minum air tu. lalu, lelaki tu pun senang hati,menjalankan apa yang diperintahkan oleh Nabi Musa tadi...


Lihat.. betapa hinanya orang yang meninggalkan solat,sampai dikatakan air yang jatuh dibumbung rumah dia, lebih hina dari air kencing anjing hitam.. Itu baru air bumbung rumah,belum air tangan lagi..


Menyentuh bab air tangan ni, selalu kita suka makan masakan ibu, isteri kita. Jadi, kepada muslimat sekalian, peliharalah solat , sebab kalau meninggalkan solat (kalau tak uzur), air tangan akan menitik ke dalam basuhan makanan, nasi,dsb..anak-anak, suami pulak yg akan makan makanan yg dimasak. takkan nak biarkan suami & anak2 gelap hati minum air tangan orang tinggalkan solat.. tak gamakkan? tapi.. lain pulak halnya dgn kita ni..pagi petang.. mamak!! teh tarik satu, roti canai satu..ada pulak segelintir tukang masak yang tak solat.. kita pun makan bekas air tangan dia..gelap lah hati kita.. sebab tu liat nak buat keja2 yang baik.


beware apa yg kita makan... betapa beratnya amalan solat ni, hatta Allah syariatkan solat kepada Nabi Muhammad melalui Isra' Mikraj, sedangkan kewajipan2 lain memadai diutus melalui malaikat Jibril a. s.


Ketika saat Rasulullah nazak, sempat baginda berpesan kepada Saidina Ali (untuk umat Islam) , "As-solah as Solah waamalakat aimanukum."
maknanya,"Solat, solat jangan sekali kamu abaikan dan peliharalah org2 yang lemahdi bawah tanggunganmu."jadi, sama2lah kita pelihara solat kita, dari segi zahir &batinnya, kerana amalan solatlah amalan yg mula2 akan ditimbang di neraca Mizan kelak

Friday, 8 February 2013

RAHSIA AS-SOLAT



Inilah dia rahsia as-solat, sebagai peringatan bagi yang dah tahu atau panduan bagi yang baru tahu......

1 - Niat Sembahyang :
Sebenarnya memeliharakan taubat kita dari dunia dan akhirat.

2 - Berdiri Betul :
Fadilatnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur.

3 - Takbir-ratul Ihram :
Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur.

4 - Fatihah :
Sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur.

5 - Ruqu' :
Sebagai tikar kita di dalam kubur.

6 - I'tidal :
Akan memberi minuman air dari telaga al- kautsar ketika didalam kubur.

7 - Sujud :
Memagar kita ketika menyeberangi titian SIRATUL-MUSTAQIM.

8 - Duduk antara 2 Sujud :
Akan menaung panji-panji nabi kita kubur.

9 - Duduk antara 2 Sujud (akhir) :
Menjadi kenderaan ketika kita dipadang Mahsyar.

1 0 - Tahhiyat Akhir :
Sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Munkar & Nankir di dalam kubur.

11 - Selawat Nabi :
Sebagai pendinding api neraka di dalam kubur.

12 - Salam :
Memelihara kita di dalam kubur.

13 - Tertib :
Akan pertemuan kita dengan Allah S.W.T.

Dari Abdullah bin 'Amr R. A., Rasulullah S. A.W.bersabda :
"Senarai di atas adalah salah satu sebab mengapa orang Yahudi /Kafir tidak  sukakan angka 13 dan juga Hari Jumaat. Itulah sebab mengapa mereka mencipta cerita yang begitu seram sekali iaitu " FRIDAY the 13th " jika ada di  kalangan kamu yang perasan!!!"

Tuesday, 5 February 2013

PERKARA MEMBATALKAN ISLAM


Para Ulama’Rahimahullah telah menyebutkan dalam bab kemurtadan,bahawa seorang muslim boleh dianggap murtad dengan berbagai macam hal yg membatalkan islam,yg boleh menyebabkan halal darah dan hartanya dan dianggap keluar dari islam.Yang paling berbahaya dan paling banyak terjadi dalam sepuluh hal,disebut oleh Sheikh Mohamad Bin Abdul Wahhab dan para ulama’lainya,dan kami sebutkan secara ringkas,dengan sedikit tambahan penjelasan,untuk anda agar anda dan orang-orang selain anda berhati-hati dari hal ini,dengan harapan dapat selamat dan terbebas darinya.

PERTAMA:
Diantara sepuluh hal yg membatalkan keislaman tersebut adalah:mempersekutukan Allah( syirik) dalam ibadah.
Allah S.W.T berfirman:
 (ان الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء) النساء:116
Ertinya:Sesungguhnya Allah tidak megampuni dosa syirik kepada Nya,tetapi mengampuni dosa selain itu kepada orang-orang dikehendakinya.(An-Nisa’:116)

(انه من يشرك بالله فقد حرم الله عايه الجنه ومأواه النار وما للظالمين من أنصار)    المائده:72
Ertinya:Sesunguhnya orang yang mempersekutukan Allah,nescaya Allah akan mengharamkan syurga baginya,dan tempat tinggalnya kelak adalah neraka,dan tiada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim.(Al-Maidah:72)
Dan diantara perbuatan syirik tersebut adalah meminta doa dan pertolongan orang-orang yang telah mati,bernazar dan menyembelih kurban untuk mereka.

KEDUA:
Menjadikan sesuatu sebagai perantaraan antara dirinya dengan Allah,meminta doa dan syafaat serta berserah diri(bertawakal)kepada perantaraan tersebut.Yang melakukan hal tersebut menurut kesepakatan (ijma’)ulama’ adalah kafir.

KETIGA:
Tidak mengkafirkan orang-orang musyrik,atau ragu-ragu atas kekafiran mereka atau membenarkan fahaman mereka.Orang ini adalah kafir.

KEEMPAT:
Berkeyakinan,bahawa tuntunan selain tuntutan Nabi Muhammad S.A.W lebih sempurna atau berkeyakinan bahawa hukum selain dari beliau lebih baik seperti mereka yang mengutamakan aturan-aturan kaum Thaghut(aturan-aturan manusia yang melampaui batas serta menyimpang dari hukum Allah)dan mengesampingkan hukun Rasulullah S.A.W maka yang berkeyakinan demikian adalah kafir.

KELIMA:
Membenci sesuatu yang telah ditetapkan oleh Rasulullah S.A.W meskipun ia sendiri mengamalkannya.Orang yang demikian adalah kafir.Allah S.W.T telah berfirman:
(ذلك بأنهم كرهوا ما أنزل الله فأحبط أعمالهم) محمد:9
Ertinya:Demikian itu adalah dikeranakan mereka benci terhadap apa yang diturunkan oleh Allah,maka Allah menghapuskan (pahala)segala amal perbuatan mereka.

KEENAM:
Memperolok-olok sesuatu ajaran Rasulullah S.A.W ataupun memperolok-olok balasan baik maupun siksaan yang telah menjadi ketetapan agama islam,maka ia menjadi kafir,kerana Allah S.W.T telah berfirman:
(قل أبالله واياته ورسوله كنتم تستهزئون لاتعتذروا قد كفرتم بعد ايمانكم)التوبه:65-66
Ertinya:Katakanlah(Wahai Muhammad) terhadap Allah kah dan ayat-ayat Nya serta Rasul Nya kalian memperolok-olok?Tiada erti kalian meminta maaf,kerana kamu kafir setelah beriman.(At-Taubah:65-66)

KETUJUH:
Sihir,diantaranya adalah ilmu guna-guna yang merubah kecintaan suami terhadap isterinya menjadi kebencian atau yang menjadikan seorang mencintai orang lain atau sesuatu yang dibencinya dengan carc-cara syaitan.Orang yang melakukan hal itu adalah kafir,kerana Allah S.W.T telah berfirman:
(وما يعلمان من أحد حتى يقولا انما نحن فتنة فلا تكفر)البقره:102
Ertinya:Sedang kedua malaikat itu tidak mengajarkan(suatu sihir)kepada seorang pun sebelum mengatakan,sesungguhnya kami hanya cubaan bagimu,sebab itu jangan kamu kafir.(Ai-Baqarah:102)


KELAPAN:
Membantu dan menolong orang-orang musyrik untuk memusuhi kaum muslimin,Allah S.W.T berfirman:
(ومن يتولهم منكم فانه منهم ان الله لا يهدى القوم الظالمين)المائده:51
Ertinya:Dan barang siapa diantara kamu mengambil mereka(Yahudi dan Nasrani)menjadi pemimpin,maka sesungguhnya orang tersebut termasuk golongan mereka.sesungguhnya Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang yang zalim.(Al-Maidah:51)

KESEMBILAN:
Berkeyakinan bahawa sebahagian manusia diperbolehkan tidak mengikuti syariat Nabi Muhammad S.A.W,maka yang berkeyakinan seperti itu adalah kafir.Allah S.W.T  berfirman:
(ومن يتبغ غير الاسلام دينا فلن يقبل منه وهو فى الاخرة من الخاسرين)ال عمران:85
Ertinya:Barang siapa mengkehendaki suatu agama selain islam,maka tak akan diterima agama itu daripadanya dan ia di akhirat tergolong dalam orang-orang yang rugi.(Ali-Imran:85)

KESEPULUH:
Berpaling dari agama Allah dengan tanpa mempelajari dan tanpa melaksanakan ajarannya,Allah S.W.T berfirman:
(ومن أظلم ممن ذكربايات ربه ثم أعرض عنها انا من النجرمين منتقمون)السجده:22
Ertinya:Tiada orang yang lebih zalim daripada orang yang telah mandapatkan peringatan ayat-ayat Allah,kemudian ia berpaling daripadanya.Sesungguhnya kami akan menimpakan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.(As-Sajadah:22)

TIPS UNTUK LELAKI TENTANG WANITA AKHIR ZAMAN



Jangankan lelaki biasa, nabi pun sunyi tanpa wanita
Tanpa mereka fikiran dan perasaan lelaki akan resah
Masih mencari walau ada segalanya
Apa yang tiada didalam syurga? Namun Adam tetap rindukan Hawa
Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok itu untuk diluruskan oleh lelaki.

Tetapi seandainya lelaki itu tidak lurus?
Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayangan yang lurus
Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjukkan oleh Allah swt
Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa olehNYa
Didiklah mereka dengan panduan Ilahi.

Janganlah cuba menjinakkan mereka dengan harta
Kerana nantinya mereka akan semakin liar
Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan
Kerana nantinya mereka akan semakin derita
Kenalkanlah mereka kepada Allah swt zat yang kekal
Disitu punca kekuatan dunia

Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan ilmu
Hati separuh kaca, kuatkanlah ia dengan iman
Perasaannya selembut sutera…Hiasilah dengan akhlak
Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya?  Mereka akan melihat dan keadilan Tuhan
Bisikkanlah ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan satu kelemahan

Wanita yang lupa hakikat kejadiannya
Pasti tidak akan terhibur dan menghiburkan
Tanpa iman, ilmu dan akhlak mereka tidak akan lurus
Bahkan mereka akan menjadi semakin bengkok
Itulah akibat wanita tidak kenal Tuhannya

Bila wanita menjadi derhaka,
pasti dunia lelaki akan menjadi huru–hara
Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan semata
Tetapi binalah kepimpinan
Pastikan sebelum memimpin, pimpinlah diri kepadaNya
Jinakkanlah diri kepada Allah
Insya–Allah akan jinaklah segalanya di bawah pimpinanmu
Jangan mengharapkan isteri semulia Fatimah Azzahra
Andai dirimu tak sehebat Saidina Ali Karamullah Wajhah 

Thursday, 31 January 2013

Mendidik Isteri Cara Rasulullah SAW


Suami sebagai pemimpin rumahtangga semestinya sentiasa kreatif dalam mendidik isteri. Allah SWT bekalkan kepada kaum lelaki kekuatan akal yang rasional, tidak terlalu emosional atau mudah didorong oleh perasaan. Lelaki tidak mudah tersinggung berbanding dengan wanita. Jika kekuatan akal ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, ditambah pula dengan kesabaran serta kekuatan jasmani untuk mencari nafkah keluarga,seorang suami akan menjadi pelindung dan pendidik yang berwibawa.
Firman Allah SWT:
“Lelaki adalah pemimpin (pembela dan pelindung) bagi wanita, kerana Tuhan telah melebihkan yang satu dari yang lainnya, dan kerana suami telah menafkahkan sebahagian daripada hartanya.”
Kebahagiaan rumahtangga dapai diraih apabila suami dapat menggunakan kekuatan akalnya serta kesabaran dalam menghadapi kerenah dan ragam isteri. Secara mudah, bolehlah dikatakan lelaki adalah makhluk akal manakala wanita adalah makhluk rasa. Perasaan wanita terlalu mudah terusik dengan suasana dan keadaan sekeliling. Oleh itu dalam menghadapi wanita, lelaki hendaklah banyak menggunakan daya fikir. Kalau umpamanya isteri sedang berduka, suami perlu merancang untuk mewujudkan perasaan gembira di dada isteri. Di sinilah perlunya strategi dalam mendidik isteri.
Kaum wanita memang dibekalkan dengan sembilan nafsu dan akal berbanding dengan lelaki hanya satu nafsu dan sembilan akal. Nafsu yang dimaksudkan bukanlah nafsu seks semata-mata tetapi nafsu yang menyebabkan seseorang itu mudah hilang sabar, mudah berprasangka, pemarah, pemboros dalam berbelanja, cepat tersinggung dan sebagainya. Pendek kata, hasil dorongan nafsu itulah lahirnya pelbagai perasaan di dada wanita. Sebab itu dikatakan juga bahawa sembilan persepuluh daripada diri wanita itu ialah perasaan dan satu persepuluh saja pertimbangan akal. Atas dasar inilah isteri mesti dipandu atau dibimbing oleh suami agar segala tindak tanduknya tidak melulu ikut perasaan semata-mata.
Sembilan nafsu pada diri wanita boleh menyebabkan kerosakan pada masyarakat dan keruntuhan rumahtangga jika tidak dipagari dengan ilmu syariat. Mahu tidak mahu suami terpaksa mempelajari sedikit sebanyak ilmu untuk menundukkan wanita atau psikologi wanita serta memenuhkan dada dengan ilmu syariat. Barulah nanti dapat menggunakan kebijaksanaan dalam mendidik isteri sekalipun adakalanya menghadapi ragam isteri yang mencabar kesabaran suami.
Kebijaksanaan mesti disertai pula dengan kesabaran. Kedua-duanya mesti ada pada seorang suami. Kesabaran tanpa kebijaksanaan menyebabkan suami menurut saja kemahuan isteri sehingga isteri lupa daratan. Manakala kebijaksanaan tanpa kesabaran akan menyebabkan suami tewas dengan nafsunya sendiri sehingga bertindak ganas dan boleh mencederakan isteri.
Maknanya, tanpa kesabaran seseorang itu hilang pertimbangan akal dan tidak dapat lagi melihat sesuatu persoalan dengan tenang. Jika kesabaran tidak ada pada diri, ia perlu diusahakan melalui latihan berpandukan ilmu tasauf. Contoh bagaimana kesabaran boleh menundukkan nafsu wanita dapat dilihat pada satu kisah seorang perempuan tua yang suka mengganggu Rasulullah SAW.
Tatkala Rasulullah SAW lalu di sebelah rumahnya, perempuan tua itu akan membaling sampah kepada Rasulullah SAW. Adakalanya dia menaburkan sampah dan serpihan kaca di sepanjang jalan yang akan dilalui oleh Rasulullah SAW. Bahkan pernah juga dia membaling najis semasa Baginda lalu di sebelah rumahnya. Namun sedikit pun tidak dipedulikan oleh baginda. Suatu hari Rasulullah SAW rasa pelik kerana perempuan tua itu tidak menghalangi lagi perjalanannya baik dengan serpihan kaca mahupun dengan sampah yang dibalingkan. Apabila pulang dari masjid, baginda bertanya kepada jiran perempuan tersebut. Rupa-rupanya perempuan itu sakit. Lalu Baginda naik ke rumahnya dengan tujuan untuk berziarah. Rasulullah SAW bertanyakan khabar dan tolong memasakkan air untuk perempuan tua itu. Alangkah terkejutnya perempuan tersebut melihat akhlak Baginda yang sanggup menziarahi dan membantunya tatkala dia sedang sakit. Akhirnya dengan sifat sabar, Rasulullah menghadapi kerenah perempuan tua itu, menyebabkan terbuka hatinya untuk mengucap dua kalimah syahadah.
Dalam peristiwa yang lain, pernah Rasulullah SAW melintasi sekumpulan kaum perempuan, lalu Baginda memberi salam. Namun tiada seorang pun yang menjawab salam baginda. Rasulullah SAW memberi salam sekali lagi. Mereka masih diam juga. Akhirnya setelah tiga kali Rasulullah beri salam, barulah mereka menjawab salam baginda. Apabila ditanya mengapa mereka tidak menyahut salam yang pertama dan kedua, mereka menjawab: “Kami sengaja mahu Rasulullah SAW mendoakan untuk kami.”
Begitu Rasulullah SAW mendidik kaum wanita. Walaupun sesekali kesabaran baginda rasanya tercabar, tetapi Baginda masih dapat menunjukkan akhlak yang paling baik. Kadangkala apabila berhadapan dengan kaum perempuan yang pendek akalnya, kaum lelaki mudah naik angin. Memang tidak dinafikan ada masanya perempuan mengambil masa untuk memahami sesuatu perkara. Tetapi kaum lelaki mestilah menyedari hakikat bahawa kaum perempuan memang sediakala lemah pemikirannya. Oleh itu, suami mestilah bersedia untuk mendidik isteri dengan penuh kasih sayang tanpa rasa jemu walaupun mengambil masa yang panjang.
Suatu ketika datang seorang perempuan berjumpa Rasulullah SAW dan bertanya tentang mandi hadas. Rasulullah SAW menjawab:
“Ambillah sepotong kain perca yang sudah dikasturikan lalu berwuduk dengannya.” Perempuan itu terpinga-pinga kerana tidak memahami keterangan Rasulullah. Lantas dia mengulangi lagi pertanyaannya: “Bagaimana saya hendak berwuduk dengan itu?” Sekali lagi Rasulullah mengulangi jawapan baginda. Tetapi perempuan yang bertanya masih belum memahaminya. Lalu Rasulullah SAW meminta kepada Siti Aishah r.a. supaya menerangkan kepada perempuan itu. Maka Siti Aishah pun berkata: “Ambil sepotong kapas yang bersih, lalu letakkan di tempat darah. Jika kapas itu tetap putih tanda haid sudah berhenti.”
Yang dimaksudkan dengan unsur kasih sayang dalam mendidik isteri bukanlah sekadar kata-kata asmara dana atau pujuk rayu. Tetapi ia lebih daripada itu. Sifat dan perwatakan suami itu sendiri hendaklah mempunyai ciri pengasih, sekalipun jika dia seorang pemimpin. Ada waktu-waktu yang tertentu apabila suami bersama isteri, suami hendaklah merendahkan sifat egonya, seperti mana yang dibuat oleh Rasulullah SAW tatkala bersama Siti Aishah.
Sewaktu Rasulullah SAW dinikahkan dengan Siti Aishah, umur baginda 55 tahun manakala Siti Aishah baru enam tahun dan mereka bersama tatkala Siti Aishah berusia sembilan tahun. Semasa melayan Siti Aishah, ada masanya Rasulullah berlagak seperti kawan sepermainan. Siti Aishah diajak berlumba lari. Kadang-kadang Siti Aishah menang dan adakalanya Rasulullah menang. Bermakna sewaktu bersama isteri, adakalanyaRasulullah melayan kehendak isterinya tanpa menjatuhkan martabatnya sebagai seorang suami yang wajib dihormati oleh isteri. Ini menunjukkan bahawa pada masa-masa tertentu suami mesti pandai memikat hati isteri asalkan tidak sampai terlalai hingga menurut saja segala kemahuan isteri.
Di sinilah perlunya ketegasan seorang suami. Tegas dalam syariat dan tegas dalam perjuangan. Tegas tidak pula bermakna kasar atau garang cuma jangan sampai kerana hendak melayan kehendak isteri, syariat dan perjuangan terpaksa diketepikan. Sebagai pemimpin dalam sesebuah rumahtangga, suami berhak untuk mendidik dan menyelesaikan segala kekusutan fikiran isterinya. Oleh kerana wanita seringkali bertindak mengikut perasaannya, maka adakalanya apabila fikiran terganggu, emosinya juga terikut sama. Tatkala itu kalau ada kesalahan suami walaupun kecil akan diungkit-ungkit lebih-lebih lagilah jika kesalahan itu dianggap besar, mulalah meluap-luap perasaan marahnya pada suami.
Memang satu sifat yang agar sukar untuk dikawal ialah tatkala isteri sedang marah. Kadang-kadang dia mengamuk macam ribut taufan lakunya (sebab itu kebanyakan nama ribut diambil dari nama perempuan umpamanya Taufan Lydia, Ariel, Angela dan lain-lain). Bagaimana sepatutnya tindakan suami untuk mententeramkan isteri yang sedang dilanda ribut taufan ini? Seeloknya didiamkan saja dahulu sampai kemarahannya reda kemudian baru diterangkan dengan sejelas-jelasnya setiap perkara yang perlu diterangkan terutama yang menimbulkan prasangka isteri. Mengapa perlu diamkan saja orang yang sedang mengamuk? Kerana tatkala sedang marah syaitan sengaja meluap-luapkan perasaan marahnya. Kalau dijawab, bererti kita sengaja mencari pasal kerana berlawan dengan syaitan. Maka lebih baik didiamkan sahaja sehingga perasaan marahnya kendur.
Ada kalanya demi keharmonian rumahtangga, ada perkara-perkara tertentu yang tidak sepatutnya diketahui oleh isteri. Kalau perlu disembunyikan dari pengetahuan isteri, sembunyikan sungguh-sungguh. Bukanlah untuk menggalakkan suami mengambil kesempatan melakukan perkara yang sumbang dan berbuat dosa di belakang isteri. Tetapi jika perkara yang disembunyikan itu tidak bertentangan dengan syariat, memang ada baiknya disembunyikan. Mungkin ia berhubung dengan suatu perkara yang isteri masih sukar untuk menerimanya. Hal ini pernah berlaku dalam rumahtangga Rasulullah SAW.
Suatu hari isteri-isteri datang menemui Baginda, dan Siti Aishah, yang mewakili mereka semua, bertanya: “Wahai Rasulullah, di antara isteri-isteri Rasulullah,yang manakah yang paling Rasulullah sayangi?” Rasulullah SAW tersenyum mendengar pertanyaan itu. Rasulullah tidak terus menjawabnya. Bahkan Baginda menyuruh kesemua isterinya pulang dahulu dan berjanji akan memberikan jawapannya kemudian. Bagaimana harus dijawab kalau anda ditanya begitu oleh isteri-isteri anda? Memang tidak dinafikan perasaan kasih sayang itu tidak boleh diberi sama adil. Ini diakui oleh Allah SWT. Tetapi suami mestilah pandai memainkan peranannya supaya jangan ada di kalangan isteri-isteri yang tersinggung perasaanya kerana mengetahui suami lebih sayang kepada isteri yang tertentu. Berbalik kepada kisah tadi, maka seperti biasa Rasulullah SAW mendatangi isteri-isterinya mengikut giliran masing-masing. Rasulullah sedikit pun tidak menyebut mengenai persoalan yang dikemukakan itu. Sebaliknya sebelum baginda meninggalkan isterinya, setiap seorang baginda hadiahkan sebentuk cincin dan baginda berpesan agar mereka tidak memberitahu pada isteri-isteri yang lain.
Pada hari yang telah ditetapkan Rasulullah SAW menyuruh isteri-isterinya berkumpul kerana baginda hendak memberi jawapan kepada persoalan yang dikemukakan. Maka berdebar-debarlah hati masing-masing untuk mengetahui siapakah di antara mereka yang paling disayangi oleh Rasulullah. Ada yang terasa pasti jawapannya Siti Aishah kerana beliaulah yang termuda di antara mereka. Tetapi dengan kebijaksanaan Rasulullah SAW, Baginda pun berkata, “Isteri yang paling disayangi ialah mereka yang diberi cincin kepadanya.” Maka tersenyumlah isteri-isteri Rasulullah kerana setiap seorang menyangka dia sahaja yang menerima cincin tersebut. Begitulah sepatutnya tindakan suami, pandai menyelesaikan kekusutan fikiran isteri.
Satu perkara lagi biasanya kaum perempuan suka berleter atau setengah orang kata macam mulut murai. Suami yang bijak akan berdiam dan tidak menjawab leteran isteri. Ini bukan bermakna suami mengalah, tetapi sebagai satu strategi. Ibarat orang sedang sakit gigi. Gigi yang sakit jangan terus dicabut kerana akan bertambah sakitnya. Hendaklah tunggu sehingga sakitnya berkurangan barulah dicabut. Maknanya isteri yang sedang berleter, jangan dinasihati. Hendaklah tunggu keadaannya menjadi kendur, barulah boleh dinasihati. Dan nasihat itu mestilah kena pada tempatnya. Maka barulah diterima dan dirasakan seperti kepala yang disirami embun pagi pada kala panas terik.Rasulullah SAW juga pernah berhadapan dengan kerenah perempuan yang suka berleter. Rasulullah tidak menjawab sepatah pun. Baginda memberi peluang kepada perempuan tersebut meluahkan ketidakpuasan hatinya. Apabila kesemuanya telah diluahkan, barulah baginda memberi penjelasan atau pun memaafkan saja dan melupakan perkara tersebut.
Tidak semua suami memiliki isteri yang banyak kerenah. Beruntunglah suami yang memiliki isteri yang sikapnya terlalu pengasih terhadap suami dan anak-anak.Perempuan begini rela mengorbankan seluruh jiwa dan raganya untuk kebahagiaan suami dan anak-anak. Dia akan bersikap sebagai penghibur, penyayang, pendorong dan pembantu kepada perjuangan suami sekiranya suaminya seorang pejuang atau pendakwah. Isteri begini bukan sahaja tidak membebankan suami dengan masalah-masalahnya, bahkan dia akan berusaha untuk menyelesaikan masalah suaminya. Sabda Rasulullah SAW:
“Barangsiapa memiliki isteri yang solehah, maka sesungguhnya ia telah memiliki separuh dari agamanya.”
Rasulullah SAW juga bersabda yang bermaksud:
“Dunia adalah hiasan dan hiasan yang terbaik ialah memiliki isteri yang solehah.”

Monday, 28 January 2013

KEMBALIKAN KEGEMILANGAN

Manusia ciptaan mulia
Sempurna penuh harapan untuk gemilang
Kita dicipta sebagai ummah
Pemimpin dunia dan sebagai ikutan

Namun kini mengecewakan
Segalanya kita ketinggalan
Indah hanya sejarah

Generasi pewaris
Bangkitlah berjihad di jalan-Nya
Kembalikan kekuatan
Pembela ummah pengabdi ilahi
(Pejuang Allah yang setia,
Pembela ummah dan negara,
Berjuanglah)

Berjuanglah.. berjuanglah..

Manusia ciptaan mulia
Sempurna penuh harapan untuk gemilang
Kita dicipta sebagai ummah
Pemimpin dunia dan sebagai ikutan


Namun kini mengecewakan
Segalanya kita ketinggalan
Indah hanya sejarah

Generasi pewaris
Bangkitlah berjihad di jalan-Nya
Kembalikan kekuatan
Pembela ummah pengabdi ilahi
(Pejuang Allah yang setia,
Pembela ummah dan negara,
Berjuanglah)


Mulia atau sebaliknya
Di tanganmu penentuannya
Untuk ummahmu jua imanmu
Berjihadlah
(Pejuang Allah yang setia, 
Pembela ummah dan negara)


Album : Satu Perjuangan
Munsyid : Brothers

Thursday, 24 January 2013

LIDAH YANG KELU KETIKA SAKARATUL MAUT


Mengapa lidah kelu disaat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma.Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Cuba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa,lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'. 

Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: 


"Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya." Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang. Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan. 


Banyak fadhilatnya. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak. 


Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah.." yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. "Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah.." semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. 



amin... amin Yarobbal a'lamin.. 




" WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.; 

Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya: 


1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia. 
2) Tidak terpesona dengan pujuk rayu. 
3) Benci terhadap perbualan dan perkataan sia-sia.. 



Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda2nya: 



1) Jujur dalam berkata-kata. 
2) Menjauhi segala yg haram. 
3) Merendahkan diri. 



Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya: 



1) Merahsiakan ibadahnya. 
2) Merahsiakan sedekahnya. 
3) Merahsiakan ujian yg menimpanya. 


Wahai Ali, bagi org yg TAKWA itu ada 3 tanda2nya: 



1) Takut berlaku dusta dan keji. 
2) Menjauhi kejahatan. 
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman. 



Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya: 



1) Mengawasi dirinya. 
2) Menghisab dirinya. 

3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah s.w.t. 




Wang RM 50 atau S$50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk 
pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai yang berfikir 
dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya. 


Kita boleh mengirimkan ribuan 'jokes' dan 'surat berantai' melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali. 

OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN TERSEBUT, INSYA'ALLAH.

MORE BOOK

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...